Sabtu, 07 April 2012

Rok Mini Tak Selamanya Indah


Belum lama ini seratus lebih aktivis perempuan menggelar aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu sore medio 18 September 2011. Dengan menggunakan rok mini, para aktivis menuntut aparat penegak hukum, pejabat publik lebih bertanggungjawab dan serius dalam mengungkap tuntas kasus-kasus perkosaan yang kian meresahkan, di tanah air dan di ibukota khususnya. Aksi damai tersebut mengambil tema, “My Rok Mini My Right, Perempuan Menolak Perkosaan.”
Memang akhir-akhir ini marak sekali kasus pemorkosaan di dalam kendaraan umum, angkot, bus dan taksi diduga telah dimanfaatkan oleh para oknum pelaku kriminal untuk melakukan pelecehan dan pemerkosaan terhadap perempuan.
Melihat itu semua saya tidak heran bila di negeri ini kasus kriminalitas terus saja meningkat. Terjadinya pemerkosaan, pelecehan seksual maupun tangan-tangan usil berkeliaran tanpa pertanggungjawaban dari mereka (perempuan) di muka bumi ini. Dan itu semua terjadi karena mereka tidak menyadari bahwa kejahatan (niat jahat) sedang mengintai dirinya khususnya kaum perempuan. Mereka masih banyak yang tidak memperdulikan keselatamatannya dengan menggunakan pakaian rok mini. Mereka sangat mudahnya mengumbar kecantikannya dan kemolekannya tanpa disadari dan disyukurinya. Bahwa Tuhan menciptakan mereka cantik dan molek bukan semata-mata di “obral” secara gratis dan gampangan. Melainkan mereka harus menyukuri atas karunia-Nya yang telah mereka dapatkan dari Sang Penciptanya. Bukanya di-ablak dan dipamerkan secara terangan-terangan dengan memakai rok mini. Itu yang perlu dijaga.
Memang bicara rok mini mungkin sebagian perempuan khususnya belum mengetahui dari mana asal mula rok mini tersebut bisa menjadi fashion dan gaya hidup di belahan dunia khususnya di tanah air ini. Hingga menjadi sebuah identitas kaum hawa. Dengan berok mini lebih fashion dan modern.
Padahal jika kita ingin mengetahui asal mula rok mini ini pertama kali dikenalkan luas oleh Mary Quant,. Mary Quant seorang perempuan kelahiran Kent, Inggris. Dia adalah seorang fashion desainer. Di tahun 1955, dia bersama suaminya Alexander Plunkett Grene membuka toko khusus pakaian bernama Bazaar.
Dan rok mini sebenarnya adalah modifikasi fashion murni dari rok biasa, yang pada tahun 1958 makin memendek.
Akhirnya di tahun 1960, trend ini makin menggema. Dan tidak sedikit gaya ini menjadi rebutan hak paten para desainer Inggris. Hal ini biasa dalam dunia fashion. Karena atas dasar kecintaannya pada mobil hariannya, dia menamai persis penemuan fashionnya seperti nama pabrikan pembuatnya, “Mini”. Dan pada akhir 1960an, dia juga salah satu orang yang menemukan tren fashion ‘hot pants’
Rok mini memang sedang marak dibahas. Di mana-mana orang sibuk memperdebatkan rok mini. Pro dan kontra pada rok mini begitu menggila. Semua berbagai kalangan membahas pakaian bawahan yang dipakai kaum perempuan.
Hingga kenyataannya kemajuan rok mini begitu pesat dan semakin maju di negara tersebut. Walau kenyataan di tanah air ini memakai rok mini sama saja mencari oknum yang tak bertanggungjawab semakin mudah melakukannya. Memang Sang Khalik menciptakan hamba-hambanya dengan segala kesempurnaannya khususnya kaum hawa. Mereka dikaruniakan begitu sempurna. Dari mulai fisik cantik dan molek bukan karena keinginanya sendiri? Tetapi Sang Khalik itu (lebih) Maha Mengatahui kalau umatnya (kaum hawa) pasti akan menyukai penciptaanNya itu. Memiliki paras yang cantik dan tubuh yang molek bak gitar spanyol. Namun apakah mereka pantas berlaku sombong dan congkak atas kecantikan dan kemolekan yang mereka terima itu? Padahal kecantikan dan kemolekan yang mereka miliki itu hanyalah bersifat nisbi dan nantinya sering waktu berjalan kecantikan dan kemolekan yang mereka miliki itu akan pudar dan hilang begitu saja sendirinya.
Sepantasnya dan sepatutnya sebagai penciptaanNya membalas dengan kebaika pula. Tuhan juga tidak neko-neko kok meminta umatnya apalagi kaum Hawa. Hanya cukup menutup aurat sebagaimana perintah dan kewajibannya sebagai seorang muslimah kecuali hanya wajah dan telapak tangan. Tuhan pasti akan merasa senang dan tentunya nikmatNya juga kan ditambahkan. Hanya itu tak ada yang lain! Entahlah apakah meraka menyadari dan mengetahui tentang kekeliurannya itu atau tidak hanya Tuhan Yang Maha Tahu. Semoga mereka diberikan dan dibukakan pintu hidayah sebagai seorang Muslimah yang kaffah tentunya. Musilmah yang bisa menjaga dan menghormati dirinya dari kaum lelaki yang bukan mahramnya.
Melihat keadan seperti itu tentunya sebagai lelaki normal sudah akan menikmati keindahan itu. “Dihiasi hidup kaum laki-laki oleh keinginan syahwat terhadap wanita.” (QS. Ali Imran [3] : 14). Bila kaum perempuan masih menggunakan pakaian mini atau rok mini. Tidak menjaga keselamatan dirinya dari oknum yang tidak bertanggung jawab dari gangguan lelaki hidung belang, lelaki mata keranjang dan lelaki si kucing garong. Sudah pasti hal yang tak diingikan kemungkinan akan terjadi.
Karena bagi lelaki hidung belang, lelaki mata keranjang dan lelaki si kucing garong? Bagi mereka hal itu sangatlah mereka idam-damkan malahan menjadikan hal itu suatu hiburan semata. Kapan lagi bisa mendapatkan “tontonan gratis” secara live lagi. Mungkin itulah yang ada dibenak mereka. Itu sudah pasti!
Lalu bagaimana zaman sekarang? Hal itu sangatlah merugikan bagi mereka khususnya kaum perempuan itu sendiri—yang hanya memamerkan kemolekan dan kecantikannya semata. Tentunya bagi orang-orang memandang ke arahnya. Dan itu serta merta akan menimbulkan sutau dosa dan zina. Baik itu zina mata, zina hati maupun zina pikiran. “Ketahuilah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangan dan kehormatanya.” (QS. An-Nur [24] : 31)
Melihat itu semua tidak heran bila di negeri ini kasus kriminalitas terus saja meningkat. Terjadinya pemerkosaan, pelecehan seksual maupun tangan-tangan usil berkeliaran tanpa pertanggung jawaban dari mereka di muka bumi ini. Dan itu semua terjadi karena mereka tidak menyadari bahwa kejahatan (niat jahat) sedang mengintai dirinya. Apalagi saat itu saya melihat dengan mata kepala saya sendiri. Betapa sangat mudahnya mereka itu mengumbar kecantikannya dan kemolekannya tanpa mereka syukuri. Bahwa Tuhan menciptakan mereka cantik dan molek bukan semata-mata di “obral” secara gratis dan gampangan. Melaiankan mereka harus menyukuri atas karunia-Nya yang telah mereka dapatkan dari Sang Penciptanya. Bukanya di ablak dan dipamerkan secara terangan-terangan. Itu yang sangat dilarang!
Memang mereka dikarunia fisik cantik dan molek bukan karena keinginanya sendiri? Tetapi Tuhan itu (lebih) Maha Mengatahui kalau mereka pasti akan menyukai penciptaanNya itu. Memiliki paras yang cantik dan tubuh yang molek bak gitar spanyol. Namun apakah mereka pantas berlaku sombong dan congkak atas kecantikan dan kemolekan yang mereka terima itu? Padahal kecantikan dan kemolekan yang mereka miliki itu hanyalah bersifat nisbi dan nantinya sering waktu berjalan kecantikan dan kemolekan yang mereka miliki itu akan pudar dan hilang begitu saja sendirinya.
Padahal dalam data Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) selama tahun 2011 ini, kasus pelecehan dan perkosaan makin marak di kota-kota besar, termasuk Jakarta. Dari 105 ribu lebih kasus kekerasan terhadapo perempuan, sekitar 4.000 kasus merupakan kasus perkosaan.
Jadi sudah sepantasnya dan sepatutnya sebagai penciptaanNya membalas dengan kebaikan pula. Tuhan juga tidak neko-neko kok meminta umatnya apalagi kaum hawa (kaum perempuan). Hanya cukup menutup aurat sebagaimana perintah dan kewajibannya sebagai seorang muslimah kecuali hanya wajah dan telapak tangan. Tuhan pasti akan merasa senang dan tentunya nikmatNya juga kan ditambahkan. Hanya itu tak ada yang lain! Entahlah apakah meraka menyadari dan mengetahui tentang kekeliurannya itu atau tidaka hanya Tuhan Yang Maha Tahu. Semoga mereka diberikan dan dibukakan pintu hidayah sebagai seorang Muslimah yang kaffah tentunya. Musilmah yang bisa menjaga dan menghormati dirinya dari kaum lelaki yang bukan mahramnya. Semoga.[]
Ulujami, September 2011
Teruntuk bidadari-bidadari di sana jagalah kehormatanmu….

KB dan Skenario Zionis


assalamu’alaikum.warrahmatullahi wabarakatuh. Saya banyak mendengar bahwa sejarah KB tidak lepas dari skenario zionis untuk menekan laju pertumbuhan umat muslim. lalu apa betul Thomas Malthus yang merancang itu semua adalah seorang yahudi. mohon penjelasannya.
Ari
fulan

Jawaban

Wa’alaykumsalam warrahmatullahi wabarakatuh.
Dalam Kitab Zohar ada sebuah ayat yang menarik. “Angka Kelahiran Non Yahudi harus ditekan sekecil mungkin”. Ayat ini menjadi landasan teologis untuk mengekang laju pertumbuhan ghoyim (orang-orang non Yahudi). Karenanya, tidak aneh program “dua anak lebih baik” itu diluncurkan rezim Orde Baru era 70-an yang sedang mesranya dengan Barat.
Indonesia tidaklah sendiri. Di China mereka menjalankan Program Kebijakan Satu Anak atau jìhuà shēngyù zhèngcè. Di negeri samba, orang-orang menyebut KB denganPlanejamento Familiar. India juga menjalankan program sama, mereka menyebutnyaNational Population Policy.
Lalu siapakah Tokoh Yahudi modern yang ‘berjasa’ menjalankan ayat Zohar dalam konteks praksis itu? Namanya memang tidak setenar Darwin, tapi gagasan Evolusionis tokoh Atheis itu merujuk padanya. Betul seperti dugaan anda, pria itu bernama Thomas Robert Malthus (1766-1834)
Thomas Malthus, sejatinya adalah seorang pakar demografi Inggris sekaligus ekonom politk yang paling terkenal karena pandangannya yang pesimistik namun sangat berpengaruh tentang pertambahan penduduk.
Malthus beranggapan bahwa pertumbuhan sumber daya manusia tidak simetris dengan potensi sumber daya alam. Dalam An Essay on the Principle of Population (Sebuah Esai tentang Prinsip mengenai Kependudukan), Malthus membuat ramalan bahwa jumlah populasi akan mengalahkan pasokan makanan. Kondisi ini menurutnya akan menyebabkan berkurangnya jumlah makanan per orang. Pada titik inilah kekacauan akan terjadi. Dan apa yang diramalkan Darwin dengan nama Survival for the fittest akan menjadi keniscayaan.
Anehnya solusi yang ditawarkan Malthus untuk meredakan kemelut itu seakan menyelisihi Islam, yakni apa yang ia sebut sebagai preventive checks atau penundaan perkawinan. Malthus juga mengusulkan bahwa manusia tidak perlu memiliki banyak anak. Ide Malthus itu kini malah dikampanyekan oleh salah satu lembaga KB di Indonesia dengan pemeran salah seorang artis ternama. Menurut mereka menikah dini berbahaya dan dua anak lebih baik.
Pada gilirannya, ide Malthus yang masih sederhana dibuat menjadi praktis oleh kalangan Barat. Maka, muncullah kondom dari Maria Stopes (1880-1950). Alih-alih digunakan sebagai bagian dari kontrasepsi, namun dalam perkembangannya kondom justru dikampanyekan sebagai alat transaksi seks bebas.
Islam sebagai agama mulia sepanjang zaman telah mengatur persoalan ini. Bahwa banyaknhya anak bukanlah petanda kemiskinan seperti yang digembar-gemborkan Malthus dan kronco Yahudinya di PBB.
Yang menjadikan sebagian manusia mengalami kemiskinan atau krisis pangan justru adalah Kapitalisme Rostchild. Mereka lah yang berbondong-bondong mengeruk kekayaan negara-negara berkembang dan ketiga demi mewujudkan New World Order. Mereka juga yang membuat negara-negara miskin semakin melarat berkat tipu daya IMF melalui pinjaman hutang seperti menimpa Indonesia.
Jadi buat apa umat muslim khawatir memiliki banyak anak? Bukankah Rasulullah SAW pernah bersabda, “Nikahilah perempuan yang penyayang dan dapat mempunyai anak banyak karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan sebab banyaknya kamu dihadapan para Nabi nanti pada hari kiamat” [Shahih Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban dan Sa’id bin Manshur dari jalan Anas bin Malik].
Jangankan manusia, binatangpun mendapat rezeki dari Allah. “Dan tidak ada satu binatang melata pun di bumi melainkan Allah yang memberi rizkinya.” (QS 11 : 6). Betul jadi kata Aa Gym, “Kenapa kita takut akan rezeki Allah, gajah aja gak sekolah gemuk-gemuk. Plankton yang hidup didasar laut saja diberi rezeki, bagaimana dengan kita sebagai makhluk hidup yang mulia?
Namun, sebaik-baiknya mereka membuat makar, maka hanya Allah sebagai pihak berkuasa. Hingga kini, jumlah umat muslim di Eropa dan Amerika menlonjak drastis. Melihat fenomena ini, bisa jadi Yahudi sedang gigit jari atau paling tidak frustasi hingga menembak puluhan manusia seperti Teroris Breivik di Norwegia. Allahua’lam. (Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi)

Valentine’s Day, Apa Hukumnya Menurut Islam


Memasuki bulan Februari, kita selalu menyaksikan media massa, mal-mal, dan pusat-pusat hiburan bersibuk-ria dan berlomba-lomba untuk menarik perhatian para remaja. Tepat pada tanggal 14 Februari, tidak sedikit di antara mereka berhura-hura menggelar pesta perayaan hingga larut malam, bahkan ada juga yang di dalamnya berlangsung pesta seks bebas. Na’udzu billahi min dzalik.Semua pesta tersebut bermuara pada satu hal yaitu Valentine’s Day. Biasanya mereka saling mengucapkan, “selamat hari Valentine”, berkirim kartu dan bunga, saling curhat, saling bertukar pasangan, menyatakan sayang atau cinta karena beranggapan, bahwa saat itu adalah “hari kasih sayang”. Benarkah demikian?
Sejarah Valentine’s Day
The World Book Encyclopedia, vol. 20 (1993) melukiskan banyaknya versi mengenai Valentine’s Day.
Adalah perayaan Lupercalia yang merupakan rangkaian upacara penyucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda dan pemudi saling mencari pasangan dengan undian. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala.
Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Constantine dan Paus Gregory I (lihat: The Encyclopedia Britannica, vol. 12, sub judul: Christianity). Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada tahun 496 M, Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St.Valentine yang mati pada 14 Februari. (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).
The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan telah mati pada masa Romawi. Namun demikian, tidak pernah ada penjelasan siapa “St. Valentine” yang dimaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.
Versi pertama, Kaisar Claudius II menangkap St. Valentine, karena menyatakan tuhannya adalah Isa al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan Romawi. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.
Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II melarang para pemuda untuk menikah agar lebih tabah dan kuat dalam pertempuran. Tetapi St. Valentine diam-diam menikahkan banyak pemuda, sehingga ia dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, vol 20, 1993).
Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” (www.korrnet.org) mengatakan, “Kata Valentine berasal dari bahasa Latin yang berarti: ‘Yang Maha Perkasa’, ‘Maha Kuat’ dan ‘Maha Kuasa’”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, jika kita meminta orang menjadi “Be my valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan, karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa” dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Adapun “Cupid” (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan, sehingga diburu wanita, bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!
Saudaraku, itulah sejarah Valentine’s Day yang sebenarnya, yang seluruhnya tidak lain bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala, dan penghormatan kepada pastor. Bahkan tak ada kaitannya dengan “kasih sayang”, lalu mengapa kita masih juga menyambut hari Valentine? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat? Atau hanya ikut-ikutan semata tanpa tahu asal muasalnya?. Bila demikian, sangat disayangkan banyak teman-teman kita -remaja putra-putri Islam- yang terkena penyakit ikut-ikutan mengekor budaya Barat dan acara ritual agama lain. Allah berfirman, artinya, “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS. al Isra’: 36).
Hukum Merayakan Valentine’s Day
Tidak semua yang dilakukan dan dipandang baik oleh kebanyakan manusia harus kita ikuti, bahkan hal tersebut menjadi tercela dan diharamkan dalam Islam, jika perbuatan atau orang yang diikuti berbeda dengan kita dari sisi keyakinan (Aqidah). Rasulullah telah melarang umatnya mengikuti tata cara peribadatan selain Islam dan segala sesuatu yang menjadi kekhususan mereka dan agama mereka, beliau bersabda,“Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (HR. at-Tirmidzi).
Bila dalam merayakannya bermaksud untuk mengenang kembali St.Valentine, maka tidak diragukan lagi bahwa ia telah terjerumus ke dalam kekafiran. Adapun bila ia tidak bermaksud demikian, maka ia telah melakukan suatu kemungkaran yang besar. Ibnul Qayyim al-Jauziyah berkata, “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. seperti memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka dengan mengucapkan, ‘Selamat hari raya!’ dan sejenisnya. Bagi yang mengucapkannya, kalaupun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak, itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai daripada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh.”
Rasulullah saat keluar menuju perang Khaibar, beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik, yang disebut dengan Dzaatu Anwaath. Biasanya mereka menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon tersebut. Sebagian sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami Dzaatu Anwaath, sebagaimana mereka mempunyai Dzaatu Anwaath.” Maka Rasulullah bersabda, “Maha Suci Allah, ini seperti yang diucapkan kaum Nabi Musa; ‘Buatkan untuk kami tuhan sebagaimana mereka mempunyai tuhan-tuhan.’ Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang yang ada sebelum kalian.” (HR. at-Tirmidzi, hasan shahih).
Maka wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat untuk melaksanakan wala’ dan bara’ (loyalitas kepada kaum muslimin dan berlepas diri dari orang-orang kafir) yang merupakan dasar aqidah para as-Salaf ash-Shalih. Yaitu dengan mencintai orang-orang mukmin dan membenci serta tidak menyerupai orang-orang kafir dalam ibadah dan perilaku mereka.
Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah: Ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka, sehingga terhapuslah nilai-nilai Islam, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap rakaat shalatnya telah mengucapkan,“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka (para nabi, shidiqin, syuhada` dan shalihin); bukan (jalan) mereka yang dimurkai (Yahudi) dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (Nasrani).” (QS. al-Fatihah: 6-7)
Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan orang-orang yang sesat dan dimurkai, namun ia sendiri malah menempuh jalan sesat itu dengan sukarela.
Lain dari itu, mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang serta dapat melahirkan kecintaan dan keterikatan hati serta rendah diri kepada mereka. Dan ini semua merupakan salah satu wujud nyata kekalahan iman dalam wala’dan bara’. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin ketika ditanya tentang Valentine day-menjawab,
“Tidak boleh merayakan Valentine’s Day karena sebab-sebab berikut:
Pertama: Bahwa itu adalah hari raya bid’ah tidak ada dasarnya dalam syari’at.
Kedua: Bahwa itu akan menimbulkan kecengengan dan kecemburuan.
Ketiga: Bahwa itu akan menyebabkan sibuknya hati dengan perkara-perkara bodoh yang bertolak belakang dengan tuntunan para salaf.
Karena itu pada hari tersebut tidak boleh ada simbol-simbol perayaan, baik berupa makanan, minuman, pakaian, saling memberi hadiah ataupun yang lainnya.
Hendaknya setiap muslim merasa mulia dengan agamanya dan tidak merendahkan diri dengan menuruti setiap ajakan. Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari setiap fitnah, baik yang nyata maupun yang tersembunyi dan semoga Allah senantiasa membimbing kita dengan bimbingan dan petunjuk-Nya.
Fatwa Syaikh Ibnu Utsaimin, tanggal 5/11/1420 H yang beliau tanda tangani. [Lihat:Fatwa-Fatwa Terkini, Jilid 2, hal. 461, Darul Haq, Jakarta]
Allah berfirman, artinya, “Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya.” (QS. al-Mujadilah: 22)
Semoga Allah senantiasa menjadikan hidup kita penuh dengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatan untuk masuk ke dalam surga yang hamparannya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang disebutkan dalam hadits qudsi, Allah berfirman, artinya, “Kecintaan-Ku adalah bagi mereka yang saling mencintai karena Aku, yang saling berkorban karena Aku dan yang saling mengunjungi karena Aku.” (HR. Ahmad). 

cerita cinta – kumpulan cerita-cerita cinta romantis


Bismillaah. . .
Kini ku tahu,MENCINTAI memang sangat mudah.tapi,untuk meraih CINTA yang diridhoiNYA kadang sangat sulit.maka,aku mulai belajar untuk mencintai tanpa harus ku terima balik cinta na.
Namun,semua itu ndak berlaku padaNYA!
Aku mencintaiNYA. . .DIA lebih mencintaiku!
Aku melupakanNYA. . .DIA tetap memberiku kasih sayang!
Ketidakadilanku padaNYA membuat aku semakin jatuh cinta padaNYA.sehingga aku mampu segera melupakanmu. . .
Aku memang ndak pernah tahu apa itu JATUH CINTA setelah aku meninggalkan cintaku. . .
Begitupun dengan apa yang aku rasakan,telah lama aku kehilangan rasa. . .
Hingga ku tersadar dari keterpurukanku.
Aku benar benar merasakan JATUH CINTA,terasa setelah aku meninggalkanna.
Aku JATUH CINTA padaNYA!
Aku begitu merindukanNYA!
Ma’afkan aku kekasihku,karena aku sekarang telah JATUH CINTA pada kekasih terindahku “Allaah Subhaanahu waTa’aala”
hemm. . .
buanglah PACARmu pada tempatna sekarang JUGA!
PUTUSKANLAH PACARMU!
“jika qt mencintai Allaah,maka qt akan memiliki segala na”
[Filzah Aulia Mahabbah]
=======================
Remaja
Masa remaja adalah masa dimana pencarian jati diri,dimana anak masih labil dan mudah terpengaruh terutama oleh ajakan temannya. Menurut ilmu tumbuh kembang anak seperti itu.
Tak jarang banyak anak remaja sekarang,yang menyeleweng dari ajaran agamanya karena pengaruh dari temannya. Katanya kalau ndak punya pacar dibilang ndak gaul atau sok alim, kalau mau menutup aurat dengan jilbab dibilang ndak modis,kuno,terlalu primitif, lalu kalau dinasehatin orang tua dibilang terlalu ngatur.
Heeeeiiii…. Anak muda dimana logikamu?? Mudah sangat kau dikompori dengan temanmu.
Yang bilang ndak punya pacar ndak gaul itu orang yang ndak beriman,yang senantiasa menghalalkan apa yang telah Allah haramkan.padahal Allah sudah mengingatkan kita untuk tidak mendekati zina..
Pacaran tu ya cuma bisa bikin kamu sakit hati karena setiap waktu hanya memikirkan dy,karena takut kau diduakannya?benar apa g? Lalu kamu malah jadi lupa diri untuk selalu mengingat dzat Sang Maha Cinta yang sebenarnya..saking terobsesi dengan sang pujaan hati,akhirnya kamu merelakan sekolahmu,impianmu,cita2mu yang sejak lama kamu damba.jadi rugi deh..hasilnya.
Next, kalau ada yg bilang pke jilbab itu ndak modis,kuno dan primitif,justru dy yang malah ndak modis,kuno dan primitif layaknya zaman jahiliyah.ibarat kata memakai baju yg belum selesei menjahitnya n kayak lepet serba mini dan singset…
Aduh dek,mbak…mbok jangan gt.,apa g malu tubuhmu dipertontonkan sama laki2 yg bukan suami kamu,secara gratis.?ya Allah apa kamu ndak kasihan dengan suami kamu hanya mendapat sisa dari orang lain.
Sungguh tragis jika melihat pergaulan anak remaja sekarang,yang lebih percaya kepada temannya daripada orang tuanya. Begitu kasihan ibunya mengandung 9 bulan,melahirkan dgn susah payah dengan nyawa sebagai taruhannya. Begitupun juga ayahnya pagi hingga malam tak henti2nya mencari nafkah dan tanpa mengenal lelah. Semua yang dilakukan ibu dan ayah tak terkecuali demi anaknya dan masa depannya. Tetapi fakta mengatakan lain,anaknya malah berkhianat kepada mereka.
Wahai teman2ku semua,mulai sekarang jangan mudah terperdaya dengan ucapan teman yang menyesatkan.
“pada hari itu sahabat2 karib setengahnya akan menjadi musuh kepada setengahnya yang lain,kecuali orang2 yang persahabatannya berdasarkan taqwa(iman dan amal sholeh)”. (43 : 67).
Yuk mulai skrng berpilah2 memilih teman..demi masa depan kita. Perkataan yang baik kamu ambil,yang ndak baik buang jauh2.dan pergunakanlah masa muda kita untuk selalu menuntut ilmu di jalan Allah.
Dan berkumpullah dengan orang sholeh (Tombo Ati Perkara ke 5)
Waallahu a’lam bissowab
(Cloudistie Shofayna Aisyah)
============================
Allah Yang Selalu di Hati
Ketika cinta datang menghampiriku, tak kuasa aku ingin menyapanya. Sudah lama aku mendamba seseorang yang akan mengisi kekosongan hatiku,seseorang yang dapat mencintaiku dan menyayangiku dengan sepenuh hati. Kemudian ku terima cinta itu dengan senang hati. Lambat laun sudah membina hubungan tanpa ridho illahi,ternyata dia yang ku cinta telah berkhianat dan senantiasa akan menjerumuskanku ke lembah hina ini.
Dan kini aku pun mulai tahu,tak sepantasnya kita dengan seenaknya menggapai cinta kita dengan jalan yang ndak Allah ridhoi (PACARAN),itu akan membuat kita sakit hati,dan sama halnya kita menduakan cinta Allah. Dan Allah pasti akan murka bagi hambanya yang menduakanNYA hanya demi sang pujaan hati yang belum menjadi suami ataupun isteri
Memang benar ketika kita meletakkan cinta kita kepada manusia,mereka malah meluluh lantahkan kita dengan sejuta kebohongan dan dustanya,namun ketika kita mencintaimu,Ya Allah. Kau begitu menyayangi kami dengan penuh kelembutan dan sepenuh hati. Karena sesungguhnya Engkau Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Tak akan ada cinta yang abadi selain cintamu kepada seorang hambamu.,Ya Allah
Begitupun kanjeng rasul yang sangat cinta kepada umatnya hingga akhir hayatnya.
Ya Allah..
Hanya engkau yang paling setia.
Diwaktu aku bersedih kau selalu menjadi penyejuk hatiku.
Diwaktu aku senang,kau selalu menjadi penyemangat hidupku.
Aku bersimpuh kepadamu
Bermunajat dengan penuh cinta
Beralirkan air mata
Berteduh dinaunganmu
Bersujud menghiba belas kasihmu
Berberai kata2 menghiba
Kelak sehelai kain putih menjadi balutanku
Apabila ajal datang menjemputku
Jadikanlah hina ini khusnul khotimah dihadapanmu.
Dan cintaku kepadamu tak akan lekang oleh waktu
Wahai saudara dan saudariku jangan kau pernyah menduakan cintamu kepada Allah hanya untuk kekasih yang belum halal bagimu.
Selalu ada cintaku untukmu Ya Allah, dan rinduku untukmu Ya Rosulluah.
(Cloudistie Shofayna Aisyah)
==========================
Bismillaah. . .
AURAT adalah mahkota perhiasan bahagia buat suami.ia bukanna suatu bahan untuk diperlihatkan kepada lelaki yang bukan mahrom untuk tontonan ramai!
Tetapi,ia sesuatu yang perlu dipelihara!
Jika AURAT itu dipertontonkan,diObral,dan diperlihtkan,mahkota dan perhiasan bahagia apalagi yang harus dihidangkan buat suami qt nanti? ? ?
Oleh karena itu saudari saudari quwh cantik. . .yukkk mareee qt jaga mahkota perhiasan itu untuk suami tercinta. . .
[Filzah Aulia Mahabbah]
==============================
Bismillaah. . .
Jika aku seorang IKHWAN SEJATI yang mencintaimu karena Allaah,aku ndak akan pernah berani merayumu dan menggodamu bahkan bebas berinteraksi denganmu.karena dirimu masih belum HALAL untukku!
Aku MALU jika harus membuatmu lebih mengingatiku daripada mengingatiNYA. . .
Aku MALU jika menjadi seseorang yang menbuatNYA cemburu padamu karena dirimu rela melanggar laranganNYA karena cintamu padaku. . .
Begitulah IKHWAN SEJATI!
Ana yakin antum adalah IKHWAN SEJATI!
[Filzah Aulia Mahabbah]
===============================
Segala yang terjadi dikehidupan ini tentu saja atas izin-Nya, tapi semua yang di Izinkan terjadi belum tentu diBarakahi,, Jadi jangan berbangga dulu dng kebahagiaan yg kita dapat hari ini jika kebahagiaan itu didapat dng jalan maksiat, jadi jangan bertinggi hati dulu jika kesuksesaan yg kita dapat, diraih dng jalan sesat. Sepatutnya yg dicari seorang muslim adalah kebarakahan,, bukan skedar kebahagiaan duniawi yang melenakan.
Ameera Afya
=============================
“Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasihati kalian, dan bukan berarti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling shalih di antara kalian. Sungguh, akupun telah banyak melampaui batas terhadap diriku.
Aku tidak sanggup mengekangnya dengan sempurna, tidak pula membawanya sesuai dengan kewajiban dalam menaati Rabb-nya. Andaikata seorang muslim tidak memberi nasihat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi orang yang sempurna, niscaya tidak akan ada para pemberi nasihat. Akan menjadi sedikit jumlah orang yang mau memberi peringatan dan tidak akan ada orang-orang yang berdakwah di jalan Allah ‘Azza wa Jalla, tidak ada yang mengajak untuk taat kepada-Nya, tidak pula melarang dari memaksiati-Nya. Namun dengan berkumpulnya ulama dan kaum mukminin, sebagian memperingatkan kepada sebagian yang lain, niscaya hati-hati orang-orang yang bertakwa akan hidup dan mendapat peringatan dari kelalaian serta aman dari lupa dan kekhilafan. Maka terus meneruslah berada pada majelis-majelis dzikir (majelis ilmu), semoga Allah ‘Azza wa Jalla mengampuni kalian. Bisa jadi ada satu kata yang terdengar dan kata itu merendahkan diri kita namun sangat bermanfaat bagi kita. Bertaqwalah kalian semua kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan sebenar-benarnya taqwa dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan muslim.”
(Imam Al-Hasan Al-Bashri, hal.185-187)
“Dan setiap umat mempunyai kiblat yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Dimana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semua. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al Baqoroh/2 : 148)
“Hai orang-orang yang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad/47 : 7)
“Jika Allah menolong kamu, maka tak ada lah orang yang dapat mengalahkan kamu;jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal” (QS. Ali Imran/3 : 160)
“Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman.” (QS Ar Ruum/30 : 47)
“Kenapa kamu tidak tolong menolong?” (QS.Ash Shaaffat/37 : 25)
“Niat kanlah menolong agama Allah, Allah menjanjikan kemenangan untuk sahabat yang menolong-Nya. ’maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang’.” (QS. Shad/61 : 14)
(Ameera Afya Nurjannah)
======================================
Bismillaah. . .
Wahai para LELAKI, , ,jangan terlalu MURAH kalian dalam berbicara!
Dan jangan terlalu mudah engkau mengucapkan “1 Love U”,”1 Miss U”,atau “ana uhibbuki fillaah” kepada seorang wanita yang belum HALAL untukkmu!karena ucapan itu hanya akan menimbulkan Dosa.dan engkaupun tahu wanita itu sangat rapuh hatina dan mudah goyah imanna,bukan?
Naaaaah,Jika kalian ikhlas ingin memiliki mereka,maka mintalah mereka pada Allaah,datangilah wali mereka dan NIKAHILAH mereka!